"Berawal dari tidak adanya biaya yang dimiliki orangtua saya untuk melanjutkan kuliah disebuah institut seni di Jakarta,mau tidak mau saya terpaksa harus puas dengan pendidikan yang baru saja saya tempuh selama setahun,dan mengalah agar adik saya dapat juga menempuh pendidikan disebuah universitas.Hanya satu yang ada dibenak saya sebelum pasrah dan ikhlas untuk menerima berita buruk yang keluar dari mulut orangtua saya itu,,,alangkah egoisnya saya jika tetap memaksakan diri untuk melanjutkan kuliah,akan tetapi adik saya tidak mendapat kesempatan untuk mengejar masa depannya."
"Setelah beberapa bulan menganggur karena keterbatasan ilmu dan juga link pekerjaan saya akhirnya memberanikan diri untuk meminta pekerjaan dengan alasan magang kepada seorang profesional yang bekerja dibidang perfilman,beliau menerima saya dan akhirnya saya memulai kehidupan baru,menjadi seorang buruh film,mengerjakan apapun yang diperintah yang demi kelancaran sebuah proses pembuatan sebuah film di tanah air."
"Perlahan-lahan saya mulai mencitai profesi baru saya ini,walaupun hanya menjadi seorang kuli,saya tetap senang,karena banyak sekali ilmu yang saya dapat dari setiap produksi yang saya kerjakan,sangat menantang dan selalu memberikan ilmu-ilmu yang baru,yang bahkan ilmu yang tidak diterima di universitas,sekolah tinggi,dan institut manapun.Saya pun semakin tenggelam didalam dunia baru itu."
"Setelah sekian tahun menggeluti profesi tersebut,ada sebuah hal yang mengganjal didalam kepala saya,yaitu 'kemanakah saya,apakah yang harus saya perbuat,dan apalagi yang dapat saya lakukan'.Pemikiran pemikiran tersebut datang ketika saya mengalami masa masa yang mungkin juga dialami oleh para rekan seprofesi saya,yaitu menganggur.Mungkin bukan rahasia dan bukan hal yang aneh lagi jika status profesi kami yang dapat dibilang freelance mendekatkan kami dengan istilah menganggur,,,menunggu job,atau yang biasa kami sebut dengan callingan."
"Pada awalnya saya sangat haus dengan pekerjaan ini,saya tidak akan rela jika menganggur dan tentunya tidak ingin menunggu bola,saya menghubungi para art director berbakat untuk saya copy ilmunya,dan juga tanpa kemunafikan untuk mencari beberapa lembar rupiah demi meneruskan hidup saya,walaupun bukan yang dimaksud dengan hidup itu bukanlah membiayai anak istri,membayar kontrakan rumah,ataupun membeli beras,melainkan untuk menyalurkan hoby dan kebiasaan hura hura saya yang belum dapat dikendalikan.Apapun saya kerjakan,bahkan sampai sesuatu hal yang baru saya temui sekalipun harus tetap saya coba untuk mengerjakannya.Mungkin jika direalisasikan,ketebalan muka saya sudah merupai sendal jepit swallow,saya selalu melacur"
"Waktu terus berjalan,semakin lama melacur bukanlah hal menyenangkan,beberapa bos saya mulai terganggu dengan hoby melacur saya itu,dan pada akhirnya saya mengurangi ritme melacur,dan berusaha untuk berdidikasi kepada beberapa orang saja hingga akhirnya hanya mempunyai satu atau dua orang bos/guru saja."
"Pada keadaan saat itulah ketiga pertanyaan yang saya tulis diatas mulai berkecamuk didalam kepala saya,karena dengan memutuskan untuk hanya berdidikasi kepada satu orang membuat saya semakin sering untuk mengalami masa menganggur,hanya bengong didalam kamar,mengutak ngatik komputer,online,bermain games,dan sebagainya."
"Suatu ketika saya menemukan sebuah buku file lama yang sudah sedikit berdebu,saya membuka buku itu dan ternyata,saya menemukan sebuah sinopsis cerita didalamnya.Sebuah sinopsis yang pernah saya buat beberapa tahun lalu.Saya sadar jika sinopsis cerita itu tidak menarik,dan saya yakin jika saya sama sekali tidak mempunya keahlian di bidang penulisan.Akan tetapi saya bersikeras untuk mencoba mengembangkan sinopsis tersebut,tanpa harapan apa-apa,hanya sebuah kesibukan untuk mengisi kekosongan waktu ketika callingan belum datang menghampiri saya."
"Sejak itu saya mulai belajar mengembangkan sinopsis tersebut,pelan-pelan saya mulai menambah jumlah halaman demi halaman,berusaha untuk memainkan sebuah kata-kata dan kalimat hingga terbentuklah beberapa paragraf."
"Didalam blog ini,saya mencoba memberanikan diri untuk mencoba menjadikan media ini sebagai wadah untuk menambah wawasan saya dengan cara menyerap kritikan dan saran-saran dari setiap orang yang sudi untuk membaca cerita yang akan saya tulis didalam sini,dan tentunya untuk menambah jumlah halaman cerita tersebut."
"Dimulai dari blog dibawah ini,saya akan memindahkan sebuah file word yang ada didalam hard disk saya,sebuah karangan bebas,yang ditulis hanya dengan kemampuan mengenal huruf-huruf,dibantu dengan kisah-kisah kehidupan orang-orang disekitar saya.Adapun tulisan saya tersebut akan saya posting dengan cara terpisah oleh beberapa PART."
TERIMAKASIH...
Minggu, 13 Juni 2010
KEMANAKAH SAYA,,,,APAKAH YANG HARUS SAYA PERBUAT,,,dan APALAGI YANG DAPAT SAYA LAKUKAN...(sedikit curhatan dari saya)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

wwiihhh....perjalanan hidup siapa yg bs mengira yaa....bs diatas, ditengah, dibawah....hanya kemauan dng niat utuh yg bs bikin hidup kita maju....asah trs kemampuan.....kehidupan yg akan datang "who knows..."
BalasHapusitulah realita kehiduban kak,,,cuma satu yang menentukan itu semua,,,,cita2,harapan,doa,dan usaha yang keras...
BalasHapussekali lagi terimakasih untuk commentnya,,,sangat2 berharga banget buat gw...